Rotasi Bumi adalah efek samping pembentukan tata surya kita,
yang semula berbentuk awan raksasa gas dan debu kira-kira 4,6 milyar tahun yang
lalu.
Awan itu mulai berotasi ketika ditarik oleh gravitasinya
sendiri.
Zat di bagian tengah akhirnya menjadi Matahari, sementara
pusaran debu dan gas yang terletak lebih luar membentuk planet-planet.
Bumi telah berputar sejak awal mula pembentukanya.
Seberapa Cepat Bumi berputar?
Bumi berputar memenuhi satu putaran dalam sehari.
Karena ukuran Bumi yang begitu besar, permukaan Bumi
bergerak dengan cepat sekali untuk memenuhi putaran itu.
Di sepanjang garis khatulistiwa, Bumi berotasi dengan
kecepatan 1.670 km/jam, sama cepatnya dengan jet tempur yang melesat di
kecepatan maksimum
Mengapa kita tidak merasakan rotasi Bumi?
Ada dua alasan kenpa kita tidak merasakannya, yaitu
gravitasi dan fakta bahwa kamu bergerak bersama Bumi.
Sebagaimana penumpang pesawat yang tidak mersakan gerakan
maju pesawat karena ia ikut bergerak bersama pesawat, kamu pun tidak merasakan
rotasi Bumi karena kamu bergerak bersama Bumi.
Padahal pesawat yang kamu tumpangi itu mempunyai kecepatan
yang mencapai 900 km/jam, begitu pula kecepatan rotasi Bumi di khatulistiwa
yang mencapai 1.670 km/jam, tapi kamu tidak bisa merasakan gerakan tersebut
jika kamu bergerak bersamanya.
Kamu hanya akan merasakan gerakan pesawat jika pesawat
tersebut mengubah kecepatannya, seperti saat sedang berbelok atau mengurangi
kecepatan.
Gravitasilah yang menahan kamu untuk tetap menempel di
permukaan Bumi, gravitasi pula lah yang menahan atmosfer di sekeliling Bumi,
sepeda dan mobil di jalanan, serta burung di langit untuk tetap bergerak
bersama Bumi.
Mengapa Bumi berputar paling cepat di khatulistiwa?
Khatulistiwa adalah tempat terlebar di sepanjang sumbu Bumi,
jadi titik di sepanjang khatulistiwa harus bergerak lebih jauh dan lebih cepat
untuk memenuhi satu putaran penuh pada Bumi.
Ibaratkan sebuah komedi putar…
Kuda-kuda di sebelah luar, jaraknya lebih jauh dari pusat
daripada kuda yang di dalam.
Gambar: Flickr
Karena itu, kuda di luar harus bergerak dengan lebih cepat
karena harus menyelesaikan satu putaran dengan jarak yang lebih jauh, sementara
waktunya sama dengan kuda di sebelah dalam.
Apa yang akan terjadi jika Bumi tiba-tiba berhenti berputar?
Semoga tidak terjadi ya…
Tapi jika memang hal ini terjadi, yang terjadi adalah
bencana. Bangunan-bangunan roboh, gunug-gunung runtuh, dan air di lautan
menghempas ke kamarmu.
Bila Bumi mendadak berhenti bergerak, segala sesuatu dan setiap
orang di atasnya akan terlempar ke arah putaran planet ini sebelumnya, dan
orang yang berada di khatulistiwa lah yang akan paling jauh terlempar.
Gravitasi akan menahan kita sehingga tidak terlempar ke luar
angkasa, tapi tetap saja, Bumi akan jadi tempat yang benar-benar berbeda kalau
ia mendadak berhenti berputar.
Kemudian, lama siang-malam akan berubah. Satu hari akan
berlangsung selama setahun, karena butuh waktu selama itulah pergantian
siang-malam akan terjadi kalau Bumi tidak berputar.
Jangka panjangnya… tanaman akan layu, dan kita akan mulai
kehabisan makanan.
Tapi kabar baiknya, skenario ini nyaris mustahil untuk
terjadi.
Bagikan artikel ini
No comments:
Post a Comment